Kebiasaan Menyebalkan Dalam Menulis SMS

Tak terasa, sekarang udah memasuki bulan kedua di tahun 2012, yaitu bulan Februari. Subhanalloh, cepat banget ya waktu berlalu, padahal baru kemaren rasanya aku merayakan tahun baru 2012…. sendirian… di kamar…tidur… ( makanya kata merayakan aku coret, karena mungkin kurang pantas memakai kata ‘merayakan’ sepertinya lebih pantas memakai kata ‘melewatkan’ ).
Oke dah, semoga di bulan kedua ini kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik, dan juga untuk mimpi – mimpi di bulan Januari kemaren yang sempet tertunda semoga di bulan ini bisa terealisasikan ya, aamiin  Ciayooooooo…
Untuk ngisi blog kali ini, aku pengin cerita ni sama temen – temen, temanya simple kok, cuma tentang ‘gaya bersms’ hehehe… Hayooo siapa yang doyan banget smsan, nyampe bonus 100 sms gratis per hari yang dikasih sama operator aja kurang? :p
Aku percaya, temen – temen yang lagi baca blogku ini pasti tak akan melewatkan satu hari pun tanpa ber-sms-an hahaha *sotoi ya*. Nah, mengenai gaya sms, sering merasa gregetan nggak sih sama orang yang kalo nulis sms nggak jelas? Terlalu dibuat – buat? Dan lain lain…
Hish, kalo aku mah sering gregetan dan ngomel sendiri kalo baca smsnya orang yang kalimatnya nggak jelas, terlalu disingkat – singkatlah, mana kadang dibuat – buat. Nulis ‘sms’ aja ‘xmx’! suer, alay banget wkwkwkwkwk….
Ni beberapa gaya sms menyebalkan yang sering aku temui *menurut versiku* :
1. Berlebihan dalam menyingkat suatu kata
Suer, kadang bingung sendiri kalo baca smsnya orang yang termasuk dalam kelompok ini. Gimana nggak, ni langsung aja aku kasih contohnya
-masa kata ‘buat’ disingkat jadi ‘bt’ nah loh, ‘bt’ itu kan bisa aja dikira batu, bete dan lain – lain. Aku tau, itu bisa diliat dari konteks kalimatnya kira – kira berbunyi apa, tapi kan perlu berpikir dua kali!
-yang sejenis dengan kata ‘buat’ dalam menyingkatnya mungkin kata ‘biar’. Kok bisa – bisanya kata ‘biar’ disingkat jadi ‘br’, huah huah huah, kebanyakan orang pasti akan membaca ‘br’ pertama kalinya dengan kata ‘baru’, kemudian karena merasa nggak cocok dengan konteks kalimatnya, baru tau kalo yang dimaksud adalah kata ‘biar’. *pengalaman pribadi*
-kata ‘bisa’ disingkat menjadi ‘bs’! Apa susahnya sih menambahkan huruf vokal ‘a’ dan ‘i’.
-Ini ni mungkin salah satu contoh paling fatal, kata ‘sikat’ disingkat menjadi ‘skt’. Nah lo, kalo ‘sikat gigi’ kemudian ditulisnya ‘skt gigi” bisa aja dikira ‘sakit gigi” wkwkwkwkw!
Kalo aku tanya kenapa disingkat – singkat ketika menulis sms, jawabannya hampir semua sama, yaitu biar cepat dan menghemat karakter. Eng ing eng…. Tak bisa kupungkiri, kadang kening ikut mengkerut kalo baca sms dari orang yang termasuk dalam kelompok ini -_- Kadang heran sendiri, sekarang itu kan banyak yang pake HP qwerty, nah keuntungan HP model seperti itu kan mempermudah dan juga mempercepat mengetik setiap hurufnya, tapi masih aja ada orang yang pake HP qwerty nulisnya tetap disingkat – singkat.
2. Tulisan SMS nya alay
Menurutku orang – orang yang termasuk kelompok ini biasanya menggunakan huruf tidak pada tempatnya. Aku bingung istilah yang tepat apa untuk menyebut golongan ini, langsung ke contohnya aja ya biar lebih jelasnya. Misal, nulis ‘sms’ aja huruf ‘s’nya diganti sama huruf ‘x’. Jadinya bukan ‘sms’ tapi ‘xmx’( seperti contoh yang udah aku tulis diatas ). Ada lagi ni, nulis ‘misalnya’ jadi ‘misalX’. Untuk kelompok ini, nggak terlalu menyingkat kata – katanya sih tapi ya itu tadi sering menggunakan huruf tidak pada tempatnya! Tau dah tujuannya apa…-_-
Yang bikin geli tu kalo nulisnya pake huruf gedhe cilik – gedhe cilik atau besar kecil – besar kecil. Ni contoh sms nya :
“KaMu Lage NgApAin sEh? UdAh MakAn aPa BeLum?”
Itu diatas contoh cara penulisan sms yang alay ( menurutku ). Nah selain dari cara penulisan, ada juga gaya bahasa smsnya yang alay. Sering nggak nemu orang yang nulis kata ‘kalo’ aja jadi ‘lou’? Nah itu tipe orang yang termasuk golongan ini ( lagi – lagi menurutku ya )! Biasanya orang – orang yang termasuk dalam kelompok ini adalah ababil alias abege labil.
Aku akui, dulu aku juga termasuk diantara dua golongan itu. Tapi lama – lama aku tersadar apa susahnya sih nulis sms sesuai dengan ketentuan!
Dulu waktu masih SMA, guru Bahasa Indonesiaku pernah berpesan, “kalian itu kalo sms ya bahasanya yang benar, diusahakan jangan disingkat – singkat, itu kan bahasa kita kalo bukan kita yang menggunakannya dengan benar siapa lagi?”. Pokoknya intinya itu yang masih sangat aku ingat sampai sekarang.
Yah, aku memang sekarang sedang berusaha kalo smsan nggak pake singkat – singkatan apalagi nyampe pake bahasa alay -_- Pernah dicomment sama temen “nulis sms kok lengkap banget!”. Yaelah, bener kok malah dicomment! Walaupun bahasa sms yang aku gunakan bukan bahasa baku atau yang sesuai dengan EYD tapi paling nggak berusaha supaya aturan nulisnya benar. Misalnya ketika nulis nama dalam sms, aku selalu berusaha untuk menggunakan huruf besar pada awal nama tersebut. Aku juga selalu berusaha sesudah tanda koma dan titik aku beri spasi. Kalo pake bahasa baku aku mikirnya masa iya sama temen sendiri aja resmi banget, nanti malah terkesan kaku. Tapi kalo ada orang yang menulis sms dengan bahasa baku ( ke temennya sendiri ), aku bener – bener salut sama orang itu!
Gara – gara nggak terbiasa nulis sms nggak pake singkat – singkatan apalagi nyampe pake bahasa alay, kalo tiba – tiba baca sms dari 2 kelompok itu rasanya gregetan sendiri 😀 Bagi yang teman – teman yang smsnya masuk dalam 2 kelompok diatas, coba deh diusahakan mulai sekarang dihilangkan kebiasaan itu perlahan. Seperti apa perubahannya, coba deh rasakan sendiri 

One thought on “Kebiasaan Menyebalkan Dalam Menulis SMS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s