Membaca Adalah Nikmat

Bahagia itu sederhana, cukup dengan duduk santai dan membaca buku, perasaan itu muncul seketika. Membaca adalah salah satu hal yang paling menyenangkan bagiku.

Aku bersyukur, sejak kecil orang tuaku sangat peduli dengan yang namanya buku. Bagaimana mereka memperkenalkan buku kepadaku. Bagaimana mereka memancing minat bacaku sedari kecil.

Sebenarnya hal yang mereka lakukan sederhana, yaitu dengan membelikan buku-buku atau majalah anak kecil yang di dalamnya berisi banyak dongeng, seperti majalah bobo salah satunya 🙂 Aku punya bacaan favorit waktu masih kecil, yaitu cerita “Si Pitung”. Kata ibu, dulu aku nangis waktu baca “Si Pitung”. Gimana enggak coba, ada anak bandel yang berubah jadi kera, aku kasihan sama dia :’)

Dulu bapak sering membelikanku buku pelajaran bekas untuk belajar, karena mungkin tak punya banyak uang untuk  membeli buku baru yang harganya lebih mahal :’) Kala itu senang banget kalo dibeliin buku (bekas) baru, aku baca sampai aku hafal isi buku tersebut, sampai bosen sendiri. Berharap cepat datang tahun ajaran baru supaya dapat buku (bekas) baru :’)

Membaca adalah nikmat…

Dengan membaca aku bisa mengenal dunia.

Dengan mambaca aku mengenali kebesaran-Nya. Yups, inilah salah satu kebesaran-Nya, ilmu-Nya semakin digali bukannya habis, justru aku merasa ilmu-Nya tak ada habisnya. Ilmu-Nya itu luas.

Dengan membaca, aku bisa berusaha untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Dengan membaca aku jadi semakin banyak tahu. Semakin aku banyak tahu maka aku semakin tahu bahwa masih sedikit yang aku tahu 😀

Seperti malam ini….

Dengan membaca aku jadi tahu kalau Washington DC terletak diantara Negara bagian Maryland dan Virginia.

Dengan membaca aku jadi tahu kalau Pentagon adalah kompleks perkantoran terbesar di dunia dengan lebih dari 25 ribu pegawai yang berlalu-lalang di bangunan tersebut.

Dengan membaca aku jadi tahu kalau di Washington DC ada Cherry Blossom (sakura) Festival di saat musim semi. Konon katanya, wali kota Tokyo sendiri yang menyumbangkan bibitnya untuk ditanam di Washington DC pada tahun 1912 untuk mempererat persahabatan antara Jepang dan Amerika.

Dengan membaca aku bisa tahu hal-hal tentang Washington DC padahal belum pernah mengunjunginya. Baru bisa membayangkan saja seperti apa kota tersebut. Semoga suatu saat bisa mengunjunginya. Aamiin 🙂 Yeaahhh… Tak ketinggalan, dengan membaca aku jadi bisa bermimpi.

Semua itu aku dapatkan dari membaca. Dan buku yang baru selesai aku baca adalah novel “Rantau 1 Muara”. Novel ketiga dari trilogi ‘Negeri 5 Menara’ karyanya Anwar Fuadi dengan mantra man saara ala darbi washala (siapa yang berjalan di jalannya akan sampai di tujuan).

Aku ingin sedikit sharing tentang novel yang barusan aku baca tersebut. Novel yang menceritakan tentang kehidupan Alif setelah lulus kuliah, mulai dari bekerja sebagai wartawan di Ibu Kota sampai takdir membawanya ke Amerika untuk melanjutkan  study-nya, dapat beasiswa Fullbright euy!

Bagus banget novelnya….

Dari pertama kali membuka lembaran depan novelnya aja udah bikin aku semangat. Ada syairnya Imam Syafi’i loh (kebetulan aku suka banget sama yang syairnya Imam Syafi’i), yang berbunyi :

 “Biarkanlah hari terus berlari

Tetaplah jadi manusia mulia, apa pun yang terjadi

Janganlah galau dengan tiap kejadian sehari-hari

Karena tak ada yang abadi, semua kan datang dan pergi

Jadilah pemberani melawan rasa takutmu sendiri

Karena lapang dan tulus adalah dirimu sejati

Jangan pandang hina musuhmu

Karena jika ia menghinamu, itu ujian tersendiri bagimu

Takkan abadi segala suka serta lara

Takkan kekal segala sengsara serta sejahtera

Merantaulah. Gapailah mimpi setinggi-tingginya impianmu

Bepergianlah. Maka akan ada lima keutamaan untukmu

Melipur duka dan memulai penghidupan baru

Memperkaya budi, pergaulan yang terpuji, serta meluaskan ilmu”

Disini aku nggak akan menulis resensi novel tersebut, tetapi aku ingin menuliskan kembali kalimat di novel tersebut yang paling aku suka. Kalimat yang membuatku jatuh cinta ketika pertama kali membacanya (*tsaaah :p) diantaranya :

–          Jangan gampang terbuai keamanan dan kemapanan. Hidup itu kadang perlu beradu, bergejolak, bergesekan. Dari gesekan dan kesulitanlah, sebuah pribadi akan terbentuk matang. Banyak profesi di luar sana, usahakanlah untuk memilih yang paling mendewasakan dan paling bermanfaat buat sesama. Lalu kalau kalian nanti sudah bekerja, jangan puas jadi pegawai selamanya, tapi punyailah pegawai

–          Berusahalah untuk mencapai sesuatu yang luar biasa dalam hidup kalian setiap tiga sampai lima tahun, Konsistenlah selama itu, maka Insya Allah akan ada terobosan prestasi yang tercapai

–          Aku tahu jika aku terus berjuang dalam sunyi, aku akan menuju sebuah tempat yang tidak semua orang akan sampai. Ke tempat orang-orang terpilih saja, Orang-orang yang kerap dianggap aneh oleh kebanyakan orang kebanyakan. Tuhan itu Maha Melihat siapa yang paling bekerja keras. Dan Dia adalah sebaik-baiknya penilai. Tidak akan pernah Dia menyia-nyiakan usaha manusia. Aku percaya setiap usaha akan dibalas-Nya dengan balasan sebaik-baiknya. Sejak alam ini berkembang, malam-malam sepi telah menjadi saksi orang-orang besar dalam sejarah. Malam yang hening kadang menjadi waktu lahirnya karya-karya besar. Ada kekuatan ajaib di dalam kerja keras dan perenungan di tengah kesenyapan malam. Ada kemesraan yang personal dengan Zat Yang Kuasa dalam sepi. Ada keberkahan di saat-saat sepertiga malam. Mungkin ini waktu pintu langit terbuka untuk menyedot semua doa manusia yang mengapung kepada Tuhannya.

–          Man thalabal ula sahirul layali. Siapa yang ingin mendapatkan kemuliaan, bekerjalah sampai jauh malam.

–          Muara manusia adalah menjadi hamba sekaligus khalifah di muka bumi. Sebagai hamba, tugas kita mengabdi. Sebagai khalifah, tugas kita bermanfaat. Hidup adalah pengabdian. Dan kebermanfaatan.

 

Don’t forget to recharge your minds every night, teman-teman 🙂

Yogyakarta, 18 November 2013

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s